Harakatuna.com. Banda Aceh – sebanyak 150 personel baru Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH) Kota Banda Aceh mengikuti pembekalan pencegahan radikalisme dan terorisme yang diberikan oleh tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian orientasi bagi personel yang resmi bergabung pada awal Januari 2026.
Kepala Satpol PP-WH Kota Banda Aceh, Muhammad Rizal, mengatakan pembekalan ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas personel baru, tidak hanya dari sisi teknis pelaksanaan tugas, tetapi juga dalam membangun kesadaran strategis terhadap berbagai ancaman yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan dan peringatan masyarakat.
“Kami ingin personel baru memiliki bekal yang komprehensif, mulai dari pemahaman aturan daerah, pelaksanaan syariat Islam, hingga kewaspadaan terhadap ancaman radikalisme dan terorisme. Hal ini penting agar mereka dapat menjalankan tugas secara profesional dan penuh tanggung jawab,” ujar Rizal, Selasa (13/1/2026).
Ia menjelaskan, pembekalan tersebut menjadi bagian penting dalam membentuk karakter aparat penegak qanun yang tidak hanya tegas, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap dinamika sosial dan ancaman keamanan yang berkembang.
Sebelumnya, para personel baru telah menerima materi terkait peraturan daerah yang disampaikan oleh Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang-Undangan Daerah, Zakwan. Selain itu, mereka juga dibekali pemahaman tentang penegakan syariat Islam oleh Kepala Bidang Penegakan Syariat Islam, Roslina A. Djalil.
Rangkaian organisasi ini berlangsung hingga Kamis, 15 Januari 2026. Materi lanjutan akan disampaikan oleh Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat (Linmas), Yubasri, serta Kepala Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantibum), Thabrani.
Melalui kolaborasi dengan Densus 88 Antiteror, Satpol PP-WH Kota Banda Aceh berharap para personel baru semakin siap menghadapi tantangan di lapangan, khususnya dalam penegakan qanun, serta mampu berperan aktif dalam menjaga keamanan dan menjaga masyarakat secara berkelanjutan.