Harakatuna.com. Jakarta – Presiden Prabowo Subianto membayangkan pembangunan 81.000 Koperasi Desa Merah Putih di seluruh Indonesia berpotensi menyerap lebih dari satu juta tenaga kerja.
Hal itu disampaikan Prabowo saat menghadiri groundbreaking proyek hilirisasi strategis di Cilacap, Jawa Tengah pada Rabu (29/4/2026). “Koperasi Merah Putih akan ada 81 ribu.Satu koperasi menampung 18 orang, 80 ribu kali 18, Anda hitung sendiri, satu juta sekian juga lebih,” ujar Prabowo.
Selain itu, pemerintah juga tengah membuka rekrutmen besar-besaran untuk manajer Koperasi Desa Merah Putih. Tercatat sekitar 30.000 formasi manajer dibuka secara serentak di seluruh Indonesia pada tahun 2026.
Rekrutmen tersebut telah berlangsung pada 15–24 April 2026 melalui portal resmi pemerintah dan terbuka bagi lulusan D4/S1 dari semua jurusan dengan batas usia maksimal 35 tahun.
Prabowo juga mengungkapkan rencana percepatan peresmian koperasi dalam waktu dekat. Ia menyebut, sebanyak 1.000 Koperasi Merah Putih akan segera diresmikan dalam dua hingga tiga minggu ke depan. “Sebentar lagi kita resmikan 1.000 Koperasi Merah Putih, kemungkinan dua sampai tiga minggu lagi. Setelah itu, dua sampai tiga bulan lagi kita resmikan 25 ribu koperasi,” katanya.
Menurut Prabowo, langkah ini menjadi terobosan besar dalam sejarah pembangunan ekonomi berbasis koperasi. “Saya minta dibuka dalam sejarah dunia, tidak ada 25.000 atau 30.000 koperasi yang bisa dibangun dan diselesaikan dalam satu tahun. Saya kira tidak ada,” tegasnya.
Program Koperasi Desa Merah Putih merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat ekonomi desa, menciptakan lapangan kerja, serta mendorong kemandirian ekonomi nasional berbasis kerakyatan.