Harakatuna.com. Teheran — Pemerintah Iran menyatakan belum mengambil keputusan akhir terkait proposal dari Amerika Serikat yang disampaikan melalui mediasi Pakistan. Usulan tersebut saat ini masih dalam tahap peninjauan internal oleh pemerintah Iran.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, mengatakan isu utama kebijakan luar negeri yang sedang dibahas pemerintah saat ini berkaitan dengan perang, gencatan senjata, dan upaya menciptakan stabilitas kawasan.
“Masalah kebijakan luar negeri terpenting yang dibahas saat ini adalah perang, gencatan senjata, dan upaya untuk mengakhiri perang serta memulihkan perdamaian dan stabilitas di kawasan ini,” kata Baghaei dalam wawancara dengan kantor berita resmi IRNA, Kamis (7/5/2026).
Ia menjelaskan pembicaraan terbaru dengan pejabat Pakistan fokus pada kerangka usulan Iran yang disebut sebagai “proposal 14 poin”. Proposal tersebut sebelumnya telah dikirimkan ke Amerika Serikat melalui jalur mediasi Pakistan.
Menurut Baghaei, pemerintah Iran masih mempelajari isi proposal tersebut sebelum memberikan tanggapan resmi kepada pihak mediator. “Iran saat ini sedang meninjau proposal tersebut dan akan mengomunikasikan kesimpulannya kepada mediator Pakistan setelah penilaian internal selesai,” ujarnya.
Ia menambahkan, langkah diplomasi selanjutnya akan ditentukan berdasarkan hasil pertukaran pesan antara kedua pihak. “Berdasarkan pertukaran hasil pesan ini, langkah selanjutnya akan memutuskan,” katanya.
Saat ditanya apakah Teheran telah memberikan tanggapan kepada Washington, Baghaei menegaskan hingga kini belum ada jawaban resmi yang disampaikan pemerintah Iran. “Kami masih meninjau usulan tersebut. Kami perlu mencapai kesimpulan terlebih dahulu, dan kami pasti akan memberi tahu publik setelahnya,” tambahnya.
Perkembangan ini muncul di tengah meningkatnya perhatian internasional terhadap situasi keamanan dan stabilitas di kawasan Timur Tengah, termasuk upaya berbagai negara untuk mendorong jalur diplomasi guna meredakan ketegangan regional.