Harakatuna.com. Jakarta — Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Abdul Kharis Almasyhari, menekankan pentingnya penguatan ketahanan pangan sebagai fondasi utama pembangunan berkelanjutan.
Menurutnya, ketahanan pangan tidak hanya menjaga stabilitas negara, tetapi juga menciptakan ketenangan di tengah masyarakat. “Ketika masyarakat tidak lagi khawatir terhadap ketersediaan pangan, maka mereka dapat fokus pada produktivitas dan pembangunan. Presiden Prabowo Subianto memiliki pandangan, ketika masyarakat dalam kondisi kenyang dan kebutuhan pangannya terpenuhi, maka masyarakat lebih tenang,” kata Kharis dalam keterangannya, Senin (27/4/2026).
Ia menilai kebijakan pemerintah yang menempatkan pelestarian pangan sebagai prioritas pembangunan merupakan langkah strategis yang patut didukung bersama. Menurutnya, upaya menuju swasembada pangan harus dijaga melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat.
“Pilihan politik Presiden Prabowo menempatkan keamanan pangan sebagai prioritas pembangunan adalah langkah yang tepat. Saat ini kita sudah mulai menunjukkan capaian menuju swasembada pangan, dan ini harus terus kita jaga serta perkuat bersama,” ujarnya.
Kharis juga mendorong kepala daerah untuk berperan aktif sebagai motor penggerak pembangunan di wilayah masing-masing. Ia menekankan pentingnya kepemimpinan yang fokus, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan publik.
“Menekankan pentingnya fokus dalam memajukan daerah masing-masing, kepala daerah harus mampu memaksimalkan peran dan keterlibatannya. Tidak hanya dalam pembangunan daerah yang dipimpinnya, tetapi juga berkontribusi secara nasional, sehingga dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas,” tambahnya.