Harakatuna.com. Jakarta — Direktorat Pencegahan Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menggandeng Forum Lintas Organisasi Kemasyarakatan (FLO) DKI Jakarta untuk memperkuat upaya pencegahan penyebaran paham radikalisme dan terorisme di tengah masyarakat.
Kolaborasi tersebut ditandai dengan kunjungan Kepala Subdirektorat (Kasubdit) Kontra Radikal Direktorat Pencegahan Densus 88 AT Polri, Kombes Pol Joko Dwi Harsono, SIK, M.Hum., bersama jajaran ke Kantor Sekretariat FLO DKI Jakarta di Gedung Madrasah Sa’addatudarain, Jalan Mampang Prapatan Raya, Kelurahan Tegal Parang, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Senin (9/3/2025).
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak berdiskusi mengenai penguatan peran organisasi kemasyarakatan (ormas) dalam mencegah penyebaran paham radikal sekaligus menjaga kondusivitas di lingkungan masyarakat. Kasubdit Kontra Radikal Direktorat Pencegahan Densus 88 AT Polri, Kombes Pol Joko Dwi Harsono, menegaskan kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk ormas, sangat penting dalam upaya pencegahan radikalisme.
Menurutnya, pendekatan yang melibatkan masyarakat secara langsung dapat memperkuat ketahanan sosial sehingga potensi penyebaran paham radikal dapat dicegah sejak dini. “Pencegahan radikalisme seperti yang pernah terjadi di SMAN 72 Jakarta, tidak bisa dilakukan oleh aparat saja. Diperlukan sinergi dengan berbagai pihak, termasuk ormas, agar upaya ini dapat berjalan lebih efektif,” ujar Joko.
Ia menambahkan, Densus 88 terus mengedepankan pendekatan pencegahan melalui berbagai kegiatan edukasi, sosialisasi, serta penguatan wawasan kebangsaan kepada masyarakat. Sementara itu, Ketua Umum FLO DKI Jakarta, Juani Yusuf, menyambut baik kunjungan serta rencana kerja sama yang dilakukan Densus 88 dalam menjaga keamanan dan meminta masyarakat.
“Alhamdulillah, saya bersama jajaran FLO DKI Jakarta sangat berbahagia atas kunjungan ini. Tadi kami berdiskusi mengenai upaya pencegahan radikalisme dan terorisme, kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama,” kata Juani.
Mantan Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta sekaligus mantan Wakil Wali Kota Jakarta Utara menegaskan bahwa FLO DKI Jakarta siap berperan aktif membantu pemerintah dan aparat keamanan dalam mencegah berkembangnya paham radikalisme di tengah masyarakat.
“Kami dari Forum Lintas Ormas DKI Jakarta mendukung penuh langkah Densus 88 dalam menjaga keutuhan bangsa dan negara. Ormas memiliki peran strategi untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak mudah mempengaruhi paham radikal,” tegasnya.
Juani juga berharap sinergi antara Densus 88 dan organisasi kemasyarakatan dapat terus diperkuat melalui berbagai kegiatan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat. Melalui kerja sama tersebut, upaya pencegahan radikalisme dan terorisme yang diharapkan dapat dilakukan secara lebih efektif dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat.
“Rencananya, setelah Lebaran nanti akan diadakan kegiatan sosialisasi yang melibatkan ormas yang tergabung dalam FLO DKI Jakarta. Saat ini FLO DKI Jakarta menjadi rumah besar bagi sekitar 150 ormas,” pungkas Juani.