Harakatuna.com. Jakarta – Nasaruddin Umar menerima kunjungan Mohammad Boroujerdi di kantor pusat Kementerian Agama Republik Indonesia, Jakarta, Selasa (15/4/2026). Dalam pertemuan tersebut, Menteri Agama menyampaikan doa agar kondisi di Iran segera membaik.
Menurutnya, doa menjadi kekuatan penting dalam menghadapi berbagai ujian. Ia berharap masyarakat Iran diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi situasi yang sedang berlangsung.
Selain itu, pertemuan juga membahas hubungan historis antara Indonesia dan Iran yang telah terjalin lama. Menag menegaskan, hubungan kedua negara tidak hanya bersifat persahabatan, tetapi juga dilandasi nilai keimanan dan persaudaraan.
Dalam kesempatan yang sama, Boroujerdi memaparkan kondisi terkini negaranya yang tengah menghadapi sejumlah tantangan. Hal tersebut menjadi perhatian bersama sekaligus memperkuat pentingnya dukungan moral antarnegara sahabat.
Pertemuan ini juga menjadi momentum untuk mempererat kerja sama bilateral, khususnya di bidang keagamaan, pendidikan, serta penguatan nilai-nilai moderasi umat beragama. Kementerian Agama menegaskan komitmennya untuk terus menjadi jembatan dalam membangun keharmonisan dan persaudaraan antarbangsa.
Melalui semangat solidaritas dan kebersamaan, kedua pihak berharap hubungan Indonesia dan Iran semakin kuat serta mampu memberikan kontribusi positif bagi perdamaian dan kesejahteraan global.