Harakatuna.com. Jakarta — Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid, menegaskan bahwa penguatan ketahanan nasional sangat ditentukan oleh kontribusi masyarakat di tingkat akar rumput, baik melalui kegiatan sosial-keagamaan maupun pemberdayaan komunitas. “Ketahanan bangsa perlu diapresiasi ketika dibangun dari bawah, dari masyarakat. Ketika warga berdaya, produktif, maka Indonesia juga semakin kuat,” kata Hidayat dalam keterangannya, Selasa (28/4/2026) di Jakarta.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusi tersebut, Hidayat memberikan penghargaan kepada berbagai elemen masyarakat di daerah pemilihannya, Jakarta II. Penghargaan bertajuk HNW Award itu diberikan kepada sejumlah kategori, antara lain PPSU teladan, jumantik teladan, dasawisma teladan, berani teladan, guru ngaji produktif, majelis taklim produktif, hingga kader PKS produktif.
Ia menjelaskan, penghargaan tersebut merupakan bentuk realisasi aspirasi warga sekaligus penghargaan kepada masyarakat yang aktif berkontribusi di lingkungan masing-masing. “Penghargaan ini adalah bentuk apresiasi kepada warga yang aktif di tengah masyarakat dan memberikan kontribusi nyata,” ujarnya.
Menurutnya, meski tidak selalu tampil di media atau menjadi viral, kontribusi masyarakat tersebut dirasakan langsung oleh lingkungan sekitar. “Kontribusi masyarakat ini sangat positif sekaligus wujud dari tema Milad ke-24 Partai Keadilan Sejahtera, yakni bersama rakyat dan para aktivis kita bisa memperkuat ketahanan Indonesia,” ujarnya.
Hidayat mencontohkan salah satu penerima penghargaan, Abdul Muhith, yang aktif mengajar di 14 majelis taklim di wilayah Kemayoran, Jakarta Pusat. “Peran aktifnya tentu berdampak positif pada ketahanan spiritual dan sosial lingkungan di wilayah tersebut,” ujarnya.
Selain itu, pada kategori jumantik teladan, dianugerahi diberikan kepada Nurhasanah yang bersama tim berhasil menjaga kesehatan lingkungan, sehingga tidak ditemukan kasus demam berdarah dengue (DBD) sepanjang tahun 2026 di wilayah RW setempat.
Hidayat berharap penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus berkontribusi sesuai kapasitas masing-masing. “Kami juga terus berupaya agar tataran kebijakan tercipta ekosistem yang mendukung kontribusi warga masyarakat tersebut. Semoga Milad ke-24 PKS menjadi momentum penguatan bahwa konsistensi dapat dihadirkan oleh siapa saja, baik oleh pejabat maupun rakyat, termasuk dalam kolaborasinya dengan para wakil rakyat dan partainya,” tutupnya.