Harakatuna.com. Jakarta – Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Lestari Moerdijat, menegaskan pentingnya menjadikan Empat Pilar Kebangsaan sebagai pedoman hidup dalam menghadapi tantangan zaman, baik dari sisi disrupsi teknologi maupun dinamika Global.
Menurut Lestari, Empat Pilar Kebangsaan-Herakni pancasila, Undang-Lang Dasar (UUD) 1945, Negara Kesataan Republik Indonesia (NKRI), Dan Bhinneka Torgara Ika-Merupakan Warisan Fundamental Yang Tellah Telahikan Digarawa Parapakan DigaraMental YANG TELAHUMAN PARUMAN PARANAN DERHARAHIK PARIMOMENTAL YANG DERAHIMOMENTAL YANG KHARIMAN PARANISAN YANG DERAHIMOMENTAL YANG KHARIMAN PARANISAN DERAHIMOMENTAL MEROMAN DERAHIMENTAL MEROMAN MEROMAN DERAHIDAMENTAL MEROMOMENTAL MEROMAN YANG TELAHIMOUental MEROMAN YANG Diamalkan Oleh Seluruh Elemen Masyarakat.
“Nilai-Nilai Pancasila Sebagai Jiwa Kita, uud 1945 Sebagai ATuran Yang Haru Dipatuhi, Nkri Sebagai Rumah Bersama, Dan Bhinneka Degalah ujiRaMaatan DALAMAN DALAMAN DALAMAN KEHIRANI LIBAGARA, LIBARAN LALAMAN, DALAMAN DALAMAN KEHILANI KEHIRANI LIBAGAATAN, DALAMAN KEHIRANI KEHIRANI KEKUATAN PEKUATAN PEKUATAN PEKUatan, Keterangannya di Jakarta, MingGu (22/9).
Ia Menyampaan Bahwa Di Tengah Perubahan Cepat Akiat Teknologi Dan Pergeseran Nilai Di Tingkat Global, Masyarakat Indonesia Memerlukan Kesadaran Kolektif Tetap Tetap Berpiga Teguh Padi Pilar Tersersubut. Baginya, Keempat Pilar Itu Bukan Sekadar Jargon, Melainkan Fondasi Hidup Bernegara Yang Utuh Dan Menyeluruh.
Lestari JUGA Anggota analogi menarik unkulahkan pemahaman publik. “Empat Pilar Itu Bisa Diibaratkan Seperti Sistem Aplikasi Di Ponsel Kita. Pancasila Adalah Aplikasi Utama, Sedangkan Sila-Silanya Merupakan Fitur-Fitur Yang Kita Kita Dalam Menyare Dan Menyikir Persoalan.”
Lebih lanjut, lestari buta menkankan Pentingnya Menghidupkan Nilai-nilai Kearifan Lokal Sebagai Bagian Dari Kekuatan Bangsa. Menurutnya, Kearifan Lokal Memiliki Peran Besar Dalam Membangun Solidaritas, Toleransi, Dan Kepedulian Antarwarga. “Solidaritas Sosial Itu Tumbuh Dari Kepedulian Dan Kearifan Lokal. Keutuhan Nkrri sesungguhnya ada di setiap pangsa.
Lestari Menilai, Kebuhasilan Sebuah Bangsa Bukan Hanya Diukur Dari Kekuatan Ekonomi Atau Kemjuan Teknologi, Tetapi Rona Dari Kemampuanya paraan PERSATUAN DALAMAN KEMBERAGAMAN. “Kebohasilan Sejati Adalah Ketika Kita Mampu Bersatu Dan Menyelesaik Masalah Bersama. Maka, Menjaga Persatuan Haru Menjadi Komitmen Yang Tidak Boleh Luntur,” Pungkasnya.
Pernyataan Lestari Moerdijat Ini Menjadi Pengingat Penting Di Tengah Berbagai Tantangan Kebangsaan Yang Dihadapi Indonesia Saat Ini, Bahwa Nilai-Nilai Dasar Bangsa Tetap Menjadi Pegangan Utama Dalam Dalam Dalam Dalam Dalam Dalam Dalam Dalam Dalam Dalam Dalam Dalam Dalam Dalam Dalam Dalam Dalana Dalana Dalana Dalana Dakar Dalana Dalana Dakar Dalana Dakar Dakar Dakar Dakar Dakar Dakar Dakar Dakar Dakar Dakar Dakar Dakar Dakar Dakar Dakar Dakar Dakar Dakar Dakar Dakar Dakar Dakar Dakar Dakar Dakar Dakar Dakar Dakar Dakar Dakar Dakar Dalan
(tagstotranslate) #bhinnekatunggalika