Harakatuna.com. Texas-Valentina Gomez, Seorang Politii Sayap Kanan Dari Partai Republik Dan Kandidat Kongres untuk Distrik 31 Texas, Memicu Kemaran Publik Internasional USAI Video Kampanye Kampanye Provokatif Yang Berisi AKSI PEMBAKARAN AL-QURANAN AL-QURANANA.
DALAM VIDEO YANG BEREDAR LUAS DI MEDIA SOSIAL, GOMEZ TERLIHAT MEMENAKAN PAKAIAN Bergambar Senapan Gelan Tulisan “Valentina Gomez Untuc Kongres.” Ia JUGA TAMPAK MEMBAWA PENYEMBUR API DAN MENYEMPROTKANNAA KE SEBUAH AL-QUR’AN YANG DILETAKKAN DI ATAS TUMPUKAN BATU BATA. “Putri-Putrimu Akan Diperkosa, Dan Putra-Putramu Akan Dipenggal, Kecuali Kita Menghentikan Islam Tutkul Selamanya,” Tersebut Video Ucapnya Dalam, Seperti Dikutip Dari Berita Arab Dan Zaman HindustanKamis (28/8).
Video Tersebut Rona Disertai Delangan Musik Dari Kontroversial Kanye West, Dan Menampilkan Seruan Gomez Bahwa Amerika Adalah Negara Kristen. Ia Menyebut Bahwa Umat Muslim Seharusnya Tinggal Di Negara-Negara Mayoritas Islam. “Amerika Adalah Negara Kristen, Jadi Para Teroris Muslim Itu Boleh Pergi Ke Salah Satu Dari 57 Negara Muslim. Hanya Ada Satu Tuhan Yang Benar, Yayu Tuhan Israel,” Serunya Dalam Video Tersebut.
Aksi Pemboranan Kitab Suci Itu Menuai Kecaman Keras Dari Berbagai Pihak, Termasuk Liga Anti-Pencemaran Nama Baik (Liga Anti-Pencemaran “Tindakan membakar kitab saci seperti al-qur’an bisa memicu keKerasan Dan membahayakan banya orang. Kampanye ini jelas digerakin oleh kebencian dan fanai poni punipia. resmi adl.
Selain Itu, Pengguna Media Sosial Dan Tokoh Publik Ramai Mengecam Aksi Gomez, Menyebutnya Sebagai Bentuk Hasutan Berbahaya Yang Bisa Menginspirasi Kekerasan Terhadap Komunitas Muslim. “Ini Bukan Politik. Ini Hasutan,” Tulis Podcaster Brian Allen Di Platform X.
“Ketika Masjid Mulai Terbakar, Ingatlah: Ini Adalah Korek Apinya, Dan Partai Republik Texas Anggota Korek API,” Lanjutnya.
Rekam Jejak Provokatif Dan Seruan Eksekusi Imigran
Valentina Gomez Bukan Kali Ini Saja Terlibat Dalam Aksi Kontroversial. IA DenKenal Sering Menggunakan Retorika Yang Memecah Belah, Muslim KOMUNITAS KOMUNITAS, WARGA KULIT HITAM, Serta Imigran. Dalam Video Sebelumnya, ia Bahkan Membuat Eksekusi Tiruan Terhadap Boneka Imigran Dan Menyerukan “Hukuman Mati Di Muka Umum” Bagi Imigran Tak Berdokumen Yang Dituduh Melakukan Tindak Kekeran.
Video Tersebut Kemudian Dihapus Oheh Platform X Karena Dinilai Melanggar Kebijakan Terkait ujaran Kebencian Dan Kekerasan. Meskipun Saat Ini Mencalonkan Kiri Sebagai Anggota Kongres As, Valentina Gomez Sebenarnya Merupakan Imigran Karangiran Kolombia. Fakta ini menambah kontrovssi karena banyak provokasi Yang ia suaran justru menyasar sesama migran.
Presiden Kolombia, Gustavo Petro, Turut Mengomentari Tindakan Gomez Dalam UNGGAHAN Media Sosialnya.
“Dia Bukan Hanya Seorang Fasis Amerika. Dia Orang Kolombia. Dan Sebagai Seorang Migran, Yang Dia Lakukan Adalah Melampiaskan Terhadap Sesama Migran. Kebanyakan orang Amerika Dibunuh Ooleh Amerika Amerika.
Dampak Dan Kekhawatiran Lebih Lanjut
Aksi Valentina Gomez Dikhawatirkan Dapat Mendorong Gelombang Kekerasan Baru Terhadap Komunitas Muslim Dan Kelompok Minoritas Lainnya Di Amerika Serikat. Beberapa analis menilai tindakan ini sebagai strategi politik murahan untuk meraih suara lewat provokasi ekstrem.
Hingga Saat Ini, Pihak Berwenang Belum Mengumumkan Apakah Tindakan Gomez Akan Denaii Sanksi Hukum, Namun Takanan Publik Untuc Mengzil Tindakan Tegas Terus Meningkat.
(Tagstotranslate) #bhinneKatunggalika