Harakatuna.com. Padang – Dalam Upaya Menegah Penyebaran Paham Radikalisme Dan Intoleransi Di Linggungan Kampus, Kepolisian Daerah Sumatera Barat (POLDA SUMBAR) MEMGELAR SOSIALISI BERKOMAN PENGAHAN RADIKALISME DANAN PENTOLANSI DIKOLAHAN IIMANLAMAN IIMANLANISME IIMANLANISME IIMANLANSSI DIKOMILANSI DIKOMILANSI DIKOMIGAHAN IIMANLANISME IIMANLANSI DIKANLANSSI DIKOMANSI IIIMANSI DANIGAHAN DANANSSI DIKOMANSI DIKEGAHAN DANANSSI DIKANLANSI DIKANLANSI DIKEGAH Al-Qur’an (Stai-Piq) Sumbar, Jumat (26/9/2025).
Kegiatan ini diincuti eh Sejumlah Mahasiswa Dan Mahasiswi Stai-Piq, Dan Menghadirkan Narasumber IStimewa, Yakni Seoran Mantan (Narkia Kembala Kembala Paham Radikal, Yang Kini Kini Telah Telah Telah Telah Telah Kembala.
Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya Menjelaskan Bahwa Kegiatan ini Merupakan Bagian Dari Komitmen Polri Untuce Menjaga Dunia Pendidikan Dari Pengaruh Radikalisme Dan Sikap Intoleran. “Kami Sengaja Menghadirkan Narasumber Yang Dulunya Pernah Terjerumus Ke Dalam Paham Radikal. Harapanyaa, Mahasiswa Bisa Mendengar Langsung Pend Susebut, Agar Tidak Ikut Terpapac,” Kata Kata Kata, ”Kata Kata Kata.
IA Menegaska, Dunia Pendidikan Adalah Salah Satu menargetkan empuk kelompok radikal unktel menyebarkan ideologinya. Oleh Karena Itu, Kesadaran Kolektif Dari Seluruh Pihak Sangan Dibutuhkan untuk Bujentengi Generasi Muda Dari Paparan Berbahaya ini.
Kampus Apresiasi Dan Siap Dukung Pencegahan Radikalisme
Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan Dan Kerja Sama Stai-Piq Sumbar, Wilrahmi Izati, Menyampaikan Apresiasi Terhadap Kegiatan ini. Ia Menyebut, Penyuluhan Langsung Dari Pihak Kepolisian Dan Testimoni Dari Mantan Pelaku Sangan Efektif Dalam Menyampaikan Pesan Kepada Mahasiswa.
“Kamiat Menat Menyambut Baik Kegiatan ini. Ini Tahun Kedua Kami Bekerja Sama Polda Sumbar. Material ini Sangan Penting, Dan Kami Berharap Mahasiswa Rekan Kampus, Kampus Kampus, Kamp.
Wilrahmi buta menegaska komitmen pihak kamus dalam menjaga lingkungan akademik yang terbebas Dari radikalisme dan intoleransi. “Kampus Kami Selalu Terbuka untuk Kegiatan positif seperti ini. Kami sada siap Mendukung Upaya Pencegahan Lainnya Melalui Pelatihan Dan Kegiatan YangeMun,” Tambahnya.
Testimoni Mantan Pelaku: Jangan Hancurkan Rahat Sendiri
Defrizal, Seoran Mantan Terpapar Radikalisme Yang Kini Aktif Dalam Kegiatan Deradikalisasi, Turut Membagikan KisaHnya. Ia Mengingatkan Mahasiswa Agar Tidak Terjebak Dalam Ajakan Kelompok Yang Mengatasnamakan Agama untuk Melawan Negara.
“Rata-Rata Yang Terjun Ke Paham Radikal Itu Karena Tenjak Puas Dangan Sistem Hukum Negara. Padahal, Negara Ini Suda Berjalan Di Jalurnya. Kalau Ada Yang Kurang, Kita Benahi Bersama, Bukan Kita Hancurkan, Kita Kita Kita Bersama, BUKAN KITA KITA HANCURKAN,” Kita Kita Benahi, BUKAN KITA KITA HANCAN HANCANA, ”BUKAN KITA KITA KITA HANNI DENA,”
IA JUGA Mengajak Mahasiswa Unkelajari Agama Dari Sumber Yang Benar Dan Terpercaya. “Pelajari Agama ini Dari Sumber Yang Sahih. Gunakan Akal Sehat, Bimbingan Ulama Yang Benar, Dan Jangan Muda Terprovokasi. Potensi Paham Radikal Itu Ada Sumbar. Benar, ”Tutup Defrizal.
(Tagstotranslate) Cegah Radikalisme (T) Ekstremisme (T) Terorisme