Harakatuna.com. Makassar — Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan bersama para mantan pertengkaran terorisme (eks napiter) yang tergabung dalam Yayasan Rumah Moderasi Makassar (YRMM) menggelar diskusi dan pengajian bersama di Rumah Kuliner YRMM, Jalan Kapten Pierre Tendean, Makassar, Rabu (24/12/2025).
Kegiatan yang mengusung tema “Bersinergi Menciptakan Kondisi Kamtibmas Perayaan Natal Tahun 2025 dan Tahun Baru 2026” ini bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus menjaga situasi keamanan dan menjaga masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif menjelang pergantian tahun. Acara dipandu oleh Ketua YRMM, Ustadz Suryadi Mas’ud.
Dalam kesempatan tersebut, Suryadi mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk para eks napiter, untuk bersinergi dalam wadah yayasan serta mendorong kemandirian ekonomi sebagai yayasan kehidupan yang lebih baik.
“Alhamdulillah, saat ini saudara-saudara kita sudah memiliki usaha mandiri di tempat ini, mulai dari berjualan bakso, coto, kopi, dan lain sebagainya. Ini merupakan bukti nyata upaya meningkatkan pendapatan ekonomi secara mandiri,” tegas Suryadi.
Sementara itu, Ketua Yayasan YRMM, Ustadz Muktar Daeng Lau, mengingatkan bahwa radikalisme, terorisme, dan separatisme merupakan musuh bersama yang harus dihadapi secara kolektif. Ia mengajak seluruh peserta untuk memulai perubahan dari diri sendiri dan keluarga melalui peningkatan ibadah serta kerja keras.
“Kita harus memiliki pekerjaan agar tidak menjadi beban bagi orang lain. Generasi kita harus lebih baik ke depan. Pencegahan paham radikal adalah tanggung jawab kita bersama demi keutuhan bangsa dan negara di masa mendatang,” ujar Muktar di hadapan para peserta.
Pesan persahabatan juga disampaikan oleh Ustadz Muhaimin, eks Sekretaris Jamaah Islamiyah (JI) wilayah Sulawesi, Bima, dan Mataram. Ia menekankan pentingnya kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta menjaga toleransi di tengah keberagaman.
“Mari kita memaknai Bhinneka Tunggal Ika dengan hidup berdampingan meski penuh perbedaan. Apa pun ras dan agamanya, kita harus menjaga harmonisasi kehidupan untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045,” tutur Muhaimin dalam ceramahnya.
Sebagai penutup, perwakilan Polda Sulawesi Selatan menegaskan komitmen Polri untuk terus mendampingi Yayasan Rumah Moderasi Makassar. Tidak hanya dalam aspek keamanan, Polri juga berkomitmen mendukung pembangunan sektor ekonomi para pengurus dan anggota yayasan agar dapat tumbuh dan produktif secara berkelanjutan di masa depan.