Harakatuna.com. Jember – Suasana ibadah salat tarawih di Masjid Raya Pesona, Perumahan Pesona Regency, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, mendadak panik setelah terdengar suara ledakan pada Senin (16/3/2026) malam.
Peristiwa tersebut sempat membuat jemaah berhamburan keluar masjid dan menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga sekitar, mengingat kejadian yang terjadi saat umat Islam tengah menjalankan ibadah di bulan Ramadhan.
Bupati Jember, Muhammad Fawait, meminta masyarakat tetap tenang dan tidak berspekulasi terkait kejadian tersebut sebelum ada penjelasan resmi dari pihak yang berwenang. “Untuk menjelaskan lebih detail nanti kita pasrahkan kepada yang memang berwenang, pihak kepolisian,” ujar Fawait, Rabu (18/3/2026).
Ia menegaskan, informasi terkait penyebab ledakan harus disampaikan melalui satu pintu agar tidak menimbulkan kesimpangsiuran di tengah masyarakat. Fawait juga memastikan bahwa kejadian tersebut tidak ada hubungannya dengan aksi terorisme. “Kalau berdasarkan informasi, ini jauh dari terorisme,” tegasnya.
Saat ini, penyelidikan masih dilakukan oleh Kepolisian Daerah Jawa Timur untuk mengungkap penyebab pasti ledakan. Sejumlah tim telah dikirim ke lokasi, di antaranya Tim INAFIS, Penjinak Bom (Jibom), Laboratorium Forensik (Labfor), serta tim investigasi dari Direktorat Reserse Kriminal Umum.
Petugas juga telah mengamankan sejumlah barang bukti, khususnya yang diduga mengandung bahan kimia, untuk diperiksa lebih lanjut di laboratorium forensik.
Seiring dengan penanganan yang dilakukan aparat, kondisi di sekitar lokasi kejadian mulai terjadi normal. Masyarakat diimbau tetap tenang dan menunggu hasil resmi penyelidikan dari pihak kepolisian.