Harakatuna.com. Serui – Bupati Kepulauan Yapen, Benyamin Arisoy, menghadiri sejumlah perayaan Natal bersama organisasi dan lembaga di Kabupaten Kepulauan Yapen, Jumat (12/12/2025). Kehadiran Bupati menjadi wujud dukungan pemerintah daerah dalam memperkuat nilai kebersamaan, kepedulian, dan pembaruan hidup di tengah masyarakat.
Salah satu kegiatan yang dihadiri Bupati Benyamin adalah ibadah Natal Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP se-Kabupaten Kepulauan Yapen yang digelar di Gedung SMP Anotourei, Serui. Perayaan Natal tersebut mengusung tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” dengan subtema “Kasih Allah menggerakkan MKKS-SMP Yapen berbenah diri mewujudkan pemimpin visioner untuk pendidikan berkualitas dan kesejahteraan di Kabupaten Kepulauan Yapen”.
Dalam berbagai hal, Bupati Benyamin mengajak keluarga besar MKKS SMP untuk menghadirkan terang dalam dunia pendidikan, khususnya di lingkungan sekolah menengah pertama di Kepulauan Yapen. “Kepala sekolah memiliki peran yang sangat penting, bukan hanya sebagai pengelola administrasi, tetapi juga sebagai pemimpin yang menjadi teladan, motor penggerak perubahan, serta penyebar semangat bagi guru dan siswa,” ujar Benyamin.
Ia menambahkan, nilai-nilai Natalnya diwujudkan dalam sikap melayani dengan rendah hati, bekerja dengan tulus, serta menjadi terang bagi sesama di lingkungan sekolah dan masyarakat.
Selain itu, Bupati Benyamin Arisoy juga menghadiri perayaan Natal bersama Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Jemaat Mahanaim Serui. Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak jemaat untuk hidup dalam pembaruan iman dan meningkatkan kepedulian sosial. “Natal mengingatkan kita untuk kembali kepada Tuhan dan kembali mengingat siapa kita. Hanya karena kasih dan anugerah Tuhan, kita ada,” katanya.
Pada kesempatan itu, Bupati juga menyoroti kondisi HIV/AIDS di Kabupaten Kepulauan Yapen yang saat ini berada pada peringkat keempat tertinggi di Provinsi Papua. Ia mengajak jemaat menjadikan momentum Natal sebagai titik awal perubahan pola hidup yang lebih sehat dan bertanggung jawab.
“Kita harus saling peduli, saling mengingatkan, dan menjaga kehidupan yang Tuhan percayai. Situasi HIV/AIDS di daerah kita adalah tanggung jawab bersama. Mulailah dari diri sendiri, keluarga, dan komunitas untuk hidup lebih sehat, lebih benar, dan lebih takut akan Tuhan,” tegasnya.
Bupati juga mengajak jemaat GKII Mahanaim untuk terus hidup rukun, saling berbagi, saling menerima, dan saling mengampuni agar nilai kekeluargaan tetap terjaga di tengah keberagaman masyarakat.
Sementara itu, anggota DPRK Kepulauan Yapen yang juga Ketua Komite SMA Negeri 1 Serui, Mika Runaweri, ikut menghadiri perayaan Natal di SMA Negeri 1 Serui. Ia menilai perayaan Natal menjadi momentum penting dalam memperkuat kebersamaan, toleransi, dan persatuan di lingkungan sekolah. “Kebersamaan dan toleransi antarumat beragama terlihat jelas. Ini menunjukkan kuatnya kerukunan di SMA Negeri 1 Serui,” ujar Mika.
Ia mengajak seluruh warga sekolah, khususnya para siswa, untuk menjadikan Natal sebagai sarana mempererat persatuan dan kesatuan sebagai generasi penerus bangsa. “Mari kita kebersamaan kebersamaan, baik antar sesama siswa maupun antara siswa dan guru,” katanya.
Kepala SMA Negeri 1 Serui, Rina Palunga, mengatakan perayaan Natal tersebut terlaksana berkat kerja sama yang baik antara siswa, guru, dan tenaga administrasi sekolah.
Ia juga mengajak seluruh warga sekolah untuk menghindari kekerasan, perundungan, iri hati, serta berbagai sikap yang dapat menyakiti sesama. “Kami percaya damai sejahtera akan membawa kegembiraan dan berkat bagi masa depan anak-anak dan sekolah ini,” tuturnya.