Harakatuna.com. Jakarta – Kementerian Pertahanan (Kemhan) Republik Indonesia menggelar Upacara Bendera Bulanan perdana tahun 2026 yang berlangsung khidmat di lingkungan Kemhan, Jakarta, Senin (19/1/2026). Upacara tersebut dipimpin oleh Staf Ahli Menteri Pertahanan Bidang Sosial, Mayjen TNI Rionardo, selaku Inspektur Upacara.
Dalam kesempatan itu, Inspektur Upacara membacakan amanat Sekretaris Jenderal Kemhan, Letjen TNI Tri Budi Utomo. Dalam amanatnya, Sekjen Kemhan menegaskan bahwa sepanjang tahun 2025, Kemhan terus menunjukkan komitmen yang kuat dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berintegritas.
Komitmen tersebut, lanjutnya, tercermin dari keberhasilan Kemhan meraih predikat “Informatif” dari Komisi Informasi Pusat (KIP) pada ajang Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025. Capaian ini dinilai sebagai bukti keseriusan Kemhan dalam memberikan layanan informasi publik yang berkualitas kepada.
Selain penguatan tata kelola, Kemhan juga mencatat sejumlah pencapaian strategi di bidang modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista). Upaya modernisasi pertahanan dilaksanakan secara terencana dan berkelanjutan untuk memperkuat postur pertahanan nasional.
Beberapa pencapaian penting yang berhasil direalisasikan antara lain peluncuran KRI Balaputradewa-322, pengoperasian KRI Belati-622, pelaksanaan peletakan lunas Kapal OPV 3, serta kedatangan KRI Brawijaya-320 guna memperkuat pertahanan maritim Indonesia.
Sementara itu, di udara, kehadiran pesawat angkut strategis A400M dinilai memberikan dampak signifikan dalam meningkatkan kemampuan pertahanan. Pesawat tersebut juga mendukung pelaksanaan misi kemanusiaan serta penanggulangan bencana di berbagai wilayah.
Di luar aspek perlindungan, Kemhan ikut berperan aktif dalam penanganan bencana alam di Aceh dan Sumatera Utara. Langkah-langkah yang dilakukan meliputi peninjauan langsung ke lokasi terdampak, koordinasi lintas instansi, penyaluran bantuan kemanusiaan, hingga percepatan pemulihan infrastruktur dan penyediaan kebutuhan para pengungsi.
“Seluruh capaian tersebut mencerminkan komitmen Kemhan dalam membangun pertahanan negara yang modern, mandiri, adaptif, dan terfokus pada perlindungan rakyat,” ujar Sekjen Kemhan Letjen TNI Tri Budi Utomo dalam amanatnya.
Menutup rangkaian upacara, Mayjen TNI Rionardo menyampaikan penghargaan kepada seluruh pegawai Kemhan atas dedikasi dan kinerja selama tahun 2025. Ia juga mengingatkan pentingnya peningkatan kompetensi, kedisiplinan, serta penguatan sinergi antar satuan kerja guna menghadapi dinamika global dan tantangan strategi yang semakin kompleks.