Harakatuna.com. Jakarta — Indonesia dan Qatar resmi mengadakan pertemuan Konsultasi Politik Pertama di Jakarta pada Senin (15/6/2026) sebagai langkah memperkuat kemitraan strategis di berbagai sektor. Salah satu agenda utama yang disepakati dalam forum tersebut adalah percepatan penyelesaian nota kesepahaman (Nota Kesepahaman/MoU) terkait penanggulangan terorisme.
Pertemuan dipimpin oleh Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Muhammad Anis Matta bersama Menteri Negara Urusan Luar Negeri Qatar Sultan bin Saad bin Sultan Al Muraikhi. Forum ini menjadi momentum awal terbentuknya kerangka kerja sama yang terstruktur antara kedua negara, khususnya di bidang politik, keamanan, dan keamanan nasional.
Dalam keterangannya, Anis Matta menegaskan bahwa regulasi dan kerja sama penanggulangan terorisme menjadi salah satu prioritas penting guna memperkuat stabilitas keamanan, baik di tingkat nasional maupun regional. Menurutnya, penguatan kolaborasi tersebut diharapkan mampu mengubah ruang gerak jaringan lintas kejahatan negara melalui penguatan mekanisme pertukaran informasi serta peningkatan kapasitas aparatur.
“Pertemuan perdana ini merupakan komitmen nyata kemitraan Indonesia–Qatar. Kami sepakat mempercepat penyelesaian sejumlah nota kesepahaman strategi yang masih bergulir, terutama kerja sama intensifikasi dalam penanggulangan terorisme, sektor ketenagakerjaan, hingga penguatan bidang pertahanan dan keamanan,” ujar Anis, dikutip dari keterangan Kementerian Luar Negeri RI, Rabu (17/6).
Ia menambahkan, penguatan hubungan bilateral tidak berhenti pada tahap penyusunan dokumen kerja sama. Indonesia dan Qatar juga telah menjadwalkan strategi dialog di tingkat menteri luar negeri pada tahun ini guna mempercepat implementasi berbagai agenda yang telah disepakati.
Selain isu keamanan, kedua negara juga turut mendorong penguatan kerja sama di sektor pembangunan sumber daya manusia. Kesepahaman yang tengah disiapkan mencakup bidang kebudayaan, pendidikan tinggi, serta pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Langkah tersebut diharapkan dapat membuka ruang kolaborasi yang lebih luas sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia dan Qatar di tingkat global.
Melalui forum konsultasi politik perdana ini, Indonesia dan Qatar menegaskan komitmen bersama untuk membangun hubungan bilateral yang lebih erat, adaptif, dan responsif terhadap tantangan keamanan serta kebutuhan pembangunan di masa depan.