Harakatuna.com. Jakarta – Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, mengajak umat Islam menjadikan momentum Idulfitri sebagai ajang untuk memperkuat empati dan kepedulian sosial terhadap sesama. Menurutnya, bulan Ramadhan tidak hanya dimaknai sebagai ibadah menahan lapar dan dahaga, tetapi juga sebagai proses pembentukan karakter yang lebih peka terhadap kondisi orang lain.
Dalam pernyataan tertulis yang disampaikan di Jakarta pada Minggu, Menag menuturkan bahwa ibadah puasa sejatinya menjadi sarana untuk melatih kepekaan sosial umat Islam. “Puasa adalah proses mengasah kepekaan sosial. Di balik rasa lapar dan dahaga, tersimpan pesan kuat tentang empati kepada sesama dan kepedulian pada kekurangan mereka,” ujar Nasaruddin.
Ia menjelaskan, gema takbir yang berkumandang pada malam Idulfitri bukan hanya menandai berakhirnya Ramadhan, tetapi juga menjadi simbol kemenangan spiritual bagi umat Islam. Kemenangan tersebut, menurutnya, mencerminkan kemampuan untuk mempertahankan nilai-nilai kebaikan yang telah dipraktikkan selama Ramadhan dalam kehidupan sehari-hari.
“Kemenangan sejati bukanlah sekedar kembalinya kita pada rutinitas, tetapi berhasil menjaga nyala api kesalehan,” katanya.
Lebih lanjut, Nasaruddin menekankan bahwa Idulfitri merupakan momentum penting untuk menebarkan kebaikan sekaligus meraih keberkahan dalam kehidupan. Ia menyebutkan bahwa keberkahan akan hadir pada hati yang terbuka serta pada mereka yang selalu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
Oleh karena itu, ia mengingatkan umat Islam agar tidak membiarkan semangat Ramadhan memudar setelah datangnya Idulfitri. Nilai-nilai positif yang telah dilatih selama bulan suci, seperti disiplin, kejujuran, dan kepedulian sosial, menurutnya harus terus dijaga dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Menutup pesannya, Nasaruddin Umar menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh umat Islam yang merayakan Idulfitri. “Selamat Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah. Taqabbalallahu minna wa minkum. Mohon lahir maaf dan batin. Semoga Allah SWT melimpahkan keberkahan, kedamaian, dan kerukunan bagi bangsa Indonesia,” tutupnya.