Harakatuna.com. New York – Sekretaris Jenderal Koalisi Penanggulangan Terorisme Militer Islam (IMCTC), Walikota Jenderal Mohammed Al-Moghedi, menegaskan bahwa keikutsertaan IMCTC dalam Pekan Kontra-Terorisme PBB di Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), New York, mencerminkan komitmen yang diperlukan sebagai mitra aktif dunia dalam upaya memerangi pendanaan terorisme.
Al-Moghedi memimpin langsung utusan IMCTC pada forum tersebut sesuai Arah Menteri Pertahanan Arab Saudi sekaligus Ketua Dewan Menteri Pertahanan IMCTC, Pangeran Khalid bin Salman. Menurut Al-Moghedi, kehadiran IMCTC di forum internasional tersebut menjadi kesempatan untuk menegaskan peran koalisi dalam memperkuat kerja sama global melalui empat pilar utama yang menjadi fokus organisasi.
Keempat pilar tersebut meliputi pemberantasan ideologi ekstrem, penguatan strategi komunikasi, pemberantasan ketakutan terhadap terorisme, serta kerja sama militer. Melalui pendekatan tersebut, IMCTC berupaya menyatukan kapasitas negara-negara anggota sekaligus mendorong pertukaran pengalaman dan praktik terbaik di tingkat regional.
Forum yang diselenggarakan oleh United Nations Office of Counter-Terrorism (UNOCT) itu menjadi salah satu wadah internasional utama yang mempertemukan negara-negara anggota PBB, para pakar, serta pimpinan berbagai lembaga untuk membuka implementasi Strategi Global PBB Melawan Terorisme sekaligus membahas berbagai ancaman baru yang terus berkembang.
Di sela-sela kegiatan, Al-Moghedi juga mengadakan sejumlah pertemuan bilateral, antara lain dengan Perwakilan Tetap Arab Saudi untuk PBB, Dr. Abdulaziz Alwasil, Pelaksana Tugas Wakil Sekretaris Jenderal UNOCT Alexandre Zuev, serta Direktur UN Counter-Terrorism Center (UNCCT), Mauro Miedico.
Pertemuan tersebut membahas perluasan peluang kerja sama kelembagaan antara IMCTC dan badan-badan PBB, khususnya dalam memperkuat koordinasi internasional di bidang pencegahan dan pemberantasan terorisme, termasuk upaya memutus aliran pendanaan kelompok teroris.