Harakatuna.com. Jakarta — Indonesia kembali memperkuat posisinya di panggung internasional dengan menerima para duta besar baru dari sejumlah negara sahabat yang memulai penugasan diplomatik di Tanah Air. Momentum ini menjadi penanda dimulainya penguatan strategi kerja sama di berbagai bidang, mulai dari ekonomi, logistik, hubungan sosial-budaya, hingga penguatan nilai toleransi di tingkat global.
Dalam rangkaian penyampaian surat kepercayaan kepada Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (9/6/2026), para duta besar menyampaikan optimisme terhadap peluang kerja sama yang dapat dikembangkan bersama Indonesia ke depan.
Duta Besar Republik Panama untuk Indonesia, Bernardo Brea Rodriguez, mengungkapkan kesan positifnya sejak tiba di Indonesia. Menurutnya, Berbagai masyarakat hangat menjadi pengalaman awal yang sangat berkesan sekaligus membuka peluang mempererat hubungan kedua negara, terutama di sektor logistik dan transportasi.
“Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua orang dari Indonesia karena satu-satunya hal yang saya terima sejak kedatangan saya adalah kehangatan, kebaikan, dan kasih sayang,” ujar Bernardo di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (9/6).
Sementara itu, Duta Besar Portugal untuk Indonesia, Maria Gabriela Vieira Soares de Albergaria, menyampaikan bahwa penugasannya di Indonesia terasa seperti kembali ke rumah sendiri karena sejarah panjang hubungan kedua negara yang telah terjalin selama berabad-abad.
“Misi saya adalah memperkuat ikatan yang telah kita miliki selama lebih dari lima abad untuk berkontribusi pada dunia yang lebih baik dalam menghadapi berbagai persoalan internasional,” katanya.
Komitmen memperkuat hubungan bilateral juga disampaikan Duta Besar Korea Utara, Hong Kwang Il. Dengan kemampuan berbahasa Indonesia yang fasih, ia menegaskan tekad untuk memperluas kerja sama pada momentum 62 tahun hubungan kemitraan Indonesia dan Korea Utara.
Di sisi lain, Duta Besar Maroko, Redouane Houssaini, menonjolkan kesamaan nilai yang dimiliki Indonesia dan Maroko, terutama dalam menjaga moderasi beragama dan membangun kehidupan masyarakat yang terbuka.
“Kita memiliki nilai-nilai toleransi dan keterbukaan Islam yang sama, dan saya pikir Indonesia dan Maroko adalah contoh yang baik di bidang ini,” tuturnya.
Penyerahan surat kepercayaan tersebut menjadi simbol semakin kuatnya posisi Indonesia sebagai mitra strategis yang dipercaya komunitas internasional. Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, Indonesia diharapkan terus memperluas kolaborasi global dan menghadirkan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat, baik di dalam negeri maupun bagi negara-negara mitra.
Dengan semangat kerja sama dan visi menghadapi tantangan global secara bersama, hubungan diplomatik yang semakin erat diharapkan menjadi landasan bagi terciptanya stabilitas, pertumbuhan, dan perdamaian dunia.