Harakatuna.com. Nigeria — Kelompok teroris ISIS mengklaim bertanggung jawab atas serangan yang mematikan 29 orang di Negara Bagian Adamawa, Nigeria. Laporan yang dirilis pada Senin (27/4/2026) Menyebutkan, serangan tersebut menargetkan warga sipil di wilayah yang selama ini diketahui rawan konflik akibat aktivitas kelompok bersenjata.
Dalam pernyataannya, ISIS mengklaim telah melakukan operasi yang menyebabkan puluhan korban jiwa. Serangan itu disebut sebagai bagian dari aksi kekerasan berkelanjutan yang dilakukan kelompok tersebut di kawasan Afrika Barat.
Sejumlah sumber keamanan menyebutkan bahwa wilayah Adamawa memang kerap menjadi sasaran serangan kelompok teroris, termasuk yang berafiliasi dengan ISIS maupun kelompok ekstremis lain seperti Boko Haram.
Hingga kini, otoritas setempat masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kronologi serangan serta identifikasi korban. Aparat keamanan juga meningkatkan patroli di sejumlah titik rawan guna mencegah serangan lanjutan.
Serangan ini kembali menggambarkan situasi keamanan di Nigeria yang masih rentan terhadap aksi terorisme. Dalam beberapa tahun terakhir, kelompok bersenjata terus melakukan serangan terhadap warga sipil, aparat keamanan, hingga fasilitas publik.
Pemerintah Nigeria menegaskan komitmennya untuk memperkuat operasi militer dan kerja sama keamanan guna menekan aktivitas kelompok teroris di wilayah tersebut.