Harakatuna.com. Karawang – Fakultas Hukum Universitas Buana Perjangan (UBP) Karawang Menggelar Seminar Nasional Bertajuk “Menolong Radikalisme: Memperuat Persatuan Nasional Melalui Pendidikan Hukum” Pada Sabtu (13/9). Kegiatan ini Menghadirkan Pakar Hukum, Akademisi, Serta Ratusan Mahasiswa UNTUK TBAHAS PERAN HUKUM DAN Pendidikan Dalam Memperuat Toleransi Sekaligus Mudiologi ideologi ideologi.
Dekan Fakultas hukum ubp karawang menegaska bahwa radikalisme kini meni tantangan serius yang menancam harmoni bangsa sosial. “Kami Menyadari Radikalisme Tidak Bisa Hanya Ditangani Delangan Pendekatan Keamanan. Pendidikan Hukum Haruhadi Garda Terdepan Untuce Kangun Kesadaran, Toleransi, Dan Persatuan,” Ujarnya Saat Membuka Seminar.
Seminar ini memfokuskan Pembahasan Pada Tiga Aspek Utama: Kerangka Hukum Dalam Menghadapi Radikalisme, Peran Pendidikan Dalam Mempromosikan Toleransi, Serta Pentingnya, Masyarakat. Para Pembicara Menegaskan Bahwa Penegakan Hukum Yang Konsisten Harus Berjalan Seiring Daman Pendidikan Yang Menumbuhkan Nilai Inklusif.
Dalam Sesi Diskusi Panel Bertema “Peran Hukum Dalam Masakal Radikalisme”, para Pakar Menankan Bahwa Hukum Tidak Hanya Berfungsi Sebagai Alat Represif, Tetapi JUGA SEBAGAI SARANA SARANA MEMPUAT KOESI SOSIAL. “Pendidikan Hukum Mampu Melahirkan Generasi Yang Taat Hukum Sekaligus Menghargai Keberagaman. Ini Peding Agar Hukum Hukum Fondasi Persatuan, Bekan Sekadar Aturan Yang Kaku,” Tutur Narasumber Dalam Dalam Dalam Tutur Dalam Tutur Dalam Tutur Dalam Tutur Dalam Tutur Dalam Tutur Dalam Tutur Dalam.
Selain Itu, seminar Rona Menyoroti Pentingnya Peran Mahasiswa Sebagai Agen Perubahan. Generasi Muda Dinilai Memilisi Tanggung Jawab Moral Menurut Menolak Radikalisme Dan Menyebarkan Pesan Perdamaian. “Mahasiswa Adalah Calon Pemimpin Bangsa. Delangal Bekal Pengesaruan Yang Tepat, Mereka Bisa Preseka Pendopor Budaya Damai Di Masyarakat,” Ungkapnya.
Para Pembicara Sepakat Bahwa Keberagaman Indonesia Adalah Kekuatan Besar Yang Haruus Dijaga Dari Ancaman Idremi Ekstrem. Seminar Ditutup DGan Seruan Kolaborasi Lintas Sektor-Mulai Dari Perguruan Tinggi, Pemerintah, Hingga Masyarakat Sipil-UbuK Bersama-sama Budaya Budaya Toleransi. “Persatuan Nasional Hanya Bisa Terwujud Jika Semua Pihak Bergerak Bersama Melawan Radikalisme,” Tegas Narasumber.
Fakultas hukum ubp Karawang Menyatakan Akan Terus Melanjutkan Inisiatif Serupa, Seminar Baik Melalui Lanjutan, Lokakarya, Maupun Penelitian Kolaboratif Gangan Institusi Lain. TuJuanya, Memperuat KERMKA HUKUM dan Pendidikan Sebagai Benteng Utama Menghadapi Ekstremisme.
ACARA INI MENDAPAT APRESIASI LUAS DARI PESERTA Yang MENGAKU MEMPEREH PEMAHAMAN BARU TENTANG BAHAYA RADIKALISME Serta PENTINGNYA BEMANGUN BUDAYA INKLUSIF DI TENGAH MASYARAKAT.
(tagstotranslate) #bhinneKatuggalika