Harakatuna.com. Jakarta – Presiden Prabowo Subianto memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang berlangsung khidmat di Gedung Pancasila, Jakarta, Senin (1/6/2026). Peringatan tahun tersebut menjadi momentum untuk memperteguh komitmen seluruh elemen bangsa dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara, ideologi bangsa, dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara.
Sejumlah tokoh nasional lintas generasi turut hadir dalam upacara kenegaraan tersebut. Di antaranya Presiden Gibran Rakabuming Raka, Presiden ke-5 Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla, serta Wakil Presiden ke-13 Ma’ruf Amin.
Kehadiran para pemimpin bangsa tersebut mencerminkan semangat persatuan dan kebersamaan dalam memperingati lahirnya Pancasila yang pertama kali dicanangkan oleh Bung Karno pada tanggal 1 Juni 1945. Upacara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang diikuti seluruh peserta. Selanjutnya, Presiden Prabowo memimpin prosesi mengheningkan ciptaan sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan serta pendiri bangsa yang telah meletakkan dasar-dasar Indonesia merdeka.
Dalam rangkaian upacara, Ketua MPR RI Ahmad Muzani mendapat kehormatan membacakan teks Pancasila, sementara Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin membacakan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Presiden Prabowo tampak memasuki lapangan upacara bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Di belakang keduanya berjalan Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Megawati Soekarnoputri yang mengenakan kebaya merah. Selain dihadiri jajaran pemimpin negara, upacara juga dihadiri para menteri Kabinet Merah Putih, pimpinan lembaga negara, pejabat tinggi TNI dan Polri, serta berbagai unsur masyarakat.
Kolonel Infanteri Didin Nasruddin Darsono bertindak sebagai Komandan Upacara, sedangkan Brigadir Jenderal TNI Fitriana Nur Heru Wibawa yang menjabat Kepala Staf Komando Garnisun Tetap I/Jakarta menjalankan tugas sebagai Perwira Upacara. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh khidmat hingga akhir acara. Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini kembali menekankan pentingnya menjaga persatuan, memperkuat toleransi, serta menghidupkan semangat gotong royong sebagai fondasi utama kehidupan berbangsa dan bernegara.
Melalui momentum tersebut, pemerintah mengajak seluruh masyarakat untuk terus mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari sekaligus memperkuat komitmen menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di tengah berbagai tantangan zaman.
Peringatan Hari Lahir Pancasila juga menjadi pengingat bahwa keberagaman yang dimiliki Indonesia merupakan kekuatan besar yang harus terus dijaga melalui semangat persatuan, kebersamaan, dan pengamalan nilai-nilai luhur Pancasila.