Harakatuna.com. Sikka — Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) bersama Pemerintah Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur menggelar rapat koordinasi guna memperkuat sinergi dalam menjaga kerukunan dan ketenteraman masyarakat menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Kegiatan yang berlangsung di Aula Gedung FKUB, Kabupaten Sikka, Selasa (26/5/2026), dipimpin langsung Wakil Bupati Sikka, Simon Supriadi Subandi, serta menghadirkan unsur Forkopimda, tokoh agama, Kementerian Agama, dan sejumlah instansi terkait.
Rapat koordinasi tersebut menjadi forum bersama untuk membahas kondisi sosial keagamaan di Kabupaten Sikka, termasuk langkah antisipasi terhadap potensi konflik sosial berbasis agama. Pemerintah daerah bersama FKUB menilai kesiapan lintas sektor sangat penting guna memastikan situasi tetap aman dan nyaman menjelang Hari Raya Idul Adha.
Kementerian Kehadiran Agama Kabupaten Sikka dalam pertemuan tersebut dinilai semakin memperkuat langkah pelatihan dan dialog lintas agama di tengah masyarakat yang majemuk. Kepala Subbagian Tata Usaha Kementerian Agama Kabupaten Sikka, Muhammad Syafiuddin, menekankan terus berkomitmen menjaga komunikasi yang harmonis antarumat beragama.
“Kementerian Agama hadir untuk menjaga ruang-ruang kerukunan tetap hidup di tengah masyarakat. Semua persoalan perlu disikapi secara bijak dengan mengedepankan dialog, aturan yang berlaku, dan semangat persaudaraan,” ujar Muhammad Syafiuddin.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang berpotensi memicu keresahan sosial maupun perpecahan antarumat beragam. Menurutnya, penguatan nilai toleransi dan sikap saling menghormati menjadi kunci utama menjaga stabilitas dan keamanan daerah.
Dalam rapat tersebut, para peserta turut menyampaikan berbagai pandangan terkait upaya pencegahan potensi konflik sosial berbasis keagamaan. FKUB bersama pemerintah daerah sepakat memperkuat koordinasi dan komunikasi lintas lembaga secara berkelanjutan. Sementara itu, Wakil Bupati Sikka, Simon Supriadi Subandi, menekankan pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman yang ada di Kabupaten Sikka.
Menurutnya, kerukunan umat beragama merupakan fondasi penting bagi terciptanya keamanan, ketenteraman, dan pembangunan daerah. Melalui rapat koordinasi tersebut, FKUB, pemerintah daerah, dan Kementerian Agama menunjukkan komitmen bersama dalam merawat kehidupan masyarakat yang damai dan harmonis.
Sinergi lintas sektor diharapkan mampu menjaga Kabupaten Sikka tetap kondusif, baik menjelang Hari Raya Idul Adha maupun dalam kehidupan sosial masyarakat sehari-hari.